[Studi Kasus] Menulis & Menerbitkan Novel Perdana

self publishing, cara menulis novel

Ingin tahu cara menulis & menerbitkan novel perdana seperti Adyta Purbaya ?

Memulai langkah pertama selalu sulit.

Itu sebabnya banyak penulis novel berhenti sebelum naskahnya diterbitkan.

..atau lebih parah lagi, berhenti sebelum naskahnya selesai.

Jika Anda termasuk salah satu kelompok diatas, maka Anda perlu mencontoh Adyta Purbaya. 

Perempuan ramah asal palembang ini salah seorang yang telah berhasil menerbitkan novelnya sendiri melalui Nulisbuku.com.

.. Karena itu, saya sengaja mengundangnya untuk menjadi tamu di Indonovel.

Jika Anda sedang berjuang untuk menyelesaikan dan menerbitkan novel pertama Anda, maka posting ini tepat bagi Anda.

Jadi tanpa basa-basi lagi, silahkan ikuti hasil obrolan kami berikut ini..

Menulis & Menerbitkan Novel Pertama

Saya pernah mewawancari 3 penulis yang menerbitkan buku kumpulan cerpen (Kumcer) di Nulisbuku. Mengapa anda memilih kategori Novel ?

Karena pada awal kenal Nulisbuku.com, saya sudah memiliki naskah novel yang sudah finishing dan ditolak oleh penerbit major.

Maka ketika bertemu Nulisbuku.com, naskah tersebut langsung saja saya ikut sertakan.

Tapi sekarang, saya juga sudah menerbitkan kumpulan cerpen bersama Nulisbuku.com kok sebagai buku kedua saya.

Struktur novel lebih kompleks. Proses penggarapannya juga lebih lama. Bisa diceritakan bagaimana anda menjalaninya ?

Saya menyelesaikan novel Relationship kurang lebih selama satu bulan. Alhamdulillah selama penulisan saya tidak sempat dihinggapi writers block atau bahkan rasa malas.

Saya begitu bersemangat menyelesaikannya.

Disamping karena saya sudah tahu akan dibawa kemana cerita pada novel ini, juga karena ada seseorang yang menemani saya menulis setiap malam dan selalu merecoki saya dengan kalimat “Ayo dong, cepet kelar, aku mau baca!”.

I think without him I can’t finished it.

…Dan begitu Relationship ini kelar, rasa lega nya itu loh, Ya ampuuuuun :)

Adyta Dhea Pramita juga menjadi salah satu penulis dalam 7 antologi cerpen; Gado Gado Cinta (Hitam Putih Publisher);  Be Strong Indonesia #enam; Pelangi #satu Sahabat #satu; Dear Papah #satu; Happy Writing #delapan; Aku & Hujan (Linikala)

Darimana anda belajar cara menulis novel ? 

From my auntie. She’s a teacher but she loves write also.

Awalnya saya masih kacau banget kalo nulis novel. Alur entah kemana-mana, konflik gak jelas, dan pemecahan masalah yang gak nyambung. Tapi, auntie bilang, ala bisa karena biasa.

Saya terus latihan menulis, dan terus membeli banyak novel romance sebagai pembelajaran.

Sebenernya sekarang juga saya belum merasa “sudah bisa”, toh naskah saya masih saja belum menembus penerbit major.

Tapi rasanya, sekarang, sudah lebih baik dari waktu itu, dari awal pertama kali saya mencoba menulis.

Apa kesulitan yang anda rasakan saat menulis novel Tapi tidak anda temui saat menulis cerpen ?

Menulis novel membutuhkan waktu yang lama dan melelahkan, sementara cerpen tidak.

Menulis novel berarti saya harus berkutat dengan dunia fiksi ciptaan saya sampai cerita yang saya tulis itu selesai.

Sementara menulis cerpen, saya hanya butuh meluangkan waktu beberapa jam dalam sehari saya untuk menulisnya, tidak berlanjut kehari berikutnya.

Banyak kasus penulisan novel berhenti sebelum selesai. Bagaimana cara anda mempertahankan motivasi & stamina ?

Rutin menulis setiap hari, walaupun hanya satu lembar. Karena begitu berhenti menulis sehari saja, maka saya akan malas melanjutkannya lagi.

Pernah terjadi ketika saya berencana menulis novel kedua saya, sudah setengah jalan, saya terpaksa istirahat beberapa hari karena kesibukan kuliah yang padat.

….Dan begitu sudah punya waktu luang, saya berniat melanjutkan draft tersebut, tapi entah kenapa rasanya malas dan tidak bersemangat lagi.

…Dan juga, tanamkan keyakinan yang besar dalam diri, kalau kita mau novel itu selesai, kita mau membagi cerita kepada banyak orang, kita mau tulisan kita dibaca banyak orang.

Jadi, sayang sekali rasanya kalau apa yang kita tulis itu harus berhenti di tengah jalan.

Bagaimana menjaga agar plot tetap konsisten dari awal sampai akhir ?

Sebelum menulis, ada baiknya menentukan di awal akan dibawa kemana cerita ini.

Tentukan konflik apa yang akan terjadi pada cerita dan bagaimana penyelesaiannya.

Tidak mesti menulis di kertas bagaimana kerangka cerita, adegan apa saja yang akan ada pada cerita. Cukup pikirkan konflik apa yang akan terjadi dan bagaimana penyelesaiannya.

Adyta Dhea Pramita Purbaya dengan ramah bisa diajak berinteraksi, khususnya topik mengenai dunia penulisan fiksi, melalui email : casis.manis@yahoo.com atau Twitter.

(Catatan editor : Cara meramu konflik dan menyusun plot lebih lanjut bisa Anda baca pada posting wawancara dengan Novelis Maggie Tiojakin)

Anda menulis berbasis karakter atau berbasis plot ?

Berbasis plot. Saya sudah menentukan konflik serta penyelesaiannya., baru kemudian saya menentukan karakter yang sesuai.

Bagaimana Anda meramu konflik agar pembaca penasaran membaca novel sampai akhir ?

Pikirkan sesuatu yang akan menjadi “kejutan” bagi pembaca, dan baru akan terungkap di ending cerita.

Seperti misalnya dalam Relationship, saya sengaja mempermainkan kenyataan mengenai status hubungan antara yang satu dengan yang lain, dan status yang sesungguhnya baru terbongkar ketika novel memasuki chapter akhir.

Karena dengan demikian, pembaca akan merasa “mendapat sesuatu” dari apa yang dibaca, dan mereka merasa lega karena “rasa penasarannya” terjawab di akhir cerita.

They’ll remember it all the time.

Bagaimana cara anda mengatasi writers block ?

Kalo menurut saya, sebenarnya writers block itu hanyalah alasan penulis untuk memanjakan dirinya dalam rasa malas.

Haha….

Tapi tak jarang juga keadaan itu menghampiri saya.

Kalo udah buntu ide dan gak tau mau nulis apa, saya biasanya mematikan laptop, pergi keluar dengan teman-teman, nonton bioskop, denger musik, jalan-jalan, atau juga membaca buku-buku.

Pokoknya menjauhkan diri dari laptop dan kegiatan bernama menulis :)

Terima kasih

Terima kasih kembali, Adyta

(Catatan editor : Lebih dalam mengenai cara mengatasi writers block bisa Anda baca pada posting 7 Kebiasaan Penulis Fiksi Yang Paling Efektif)

Apakah Anda sedang berjuang menyelesaikan novel pertama Anda ?

Adyta Purbaya telah berbagi rahasianya kepada kita.

Sekarang, saya ingin mendengar tanggapan Anda pada kolom komentar dibawah…..  Apalagi masalah yang Anda temui dalam menyelesaikan novel pertama Anda ?

…Atau Anda juga bisa bertanya lansung pada Adyta Purbaya via alamat email atau twitter-nya diatas.

Satu hal lagi….

Jika Anda punya teman yang sedang berjuang menyelesaikan novel pertamanya, jangan lupa meneruskan artikel wawancara ini via facebook & twitter.

Langganan Indonovel (Gratis)

Pastikan Anda membaca setiap posting Indonovel berikutnya. Segera berlangganan (gratis) via email sekarang :

.
About Anto Dachlan

Founder indonovel.com™. Penggemar Sting, Levi's, nonton tinju, molen bandung, warna abu-abu & angka 7. Kini dia betah bermukim di Makassar...oleh sebab -katanya- sunset di Makassar juara satu sedunia

Comments

  1. syaputra says:

    hai……
    aku suka nulis novel2 yang critanya mnurutq aneh aq sll cr topik yang g biasa tp jg g luar biasa hahaha………….
    gmn cr nerbitkanx ia?
    nui aq skg nulis crita tentang hubungan sesama jenis (lesbi) berserta konflik2 yang dhadapi pasangan
    (lesbi) tp masih stgah jalan krna g tw ntik nerbitknx gmn,…..
    plis mohon bantuanx ia…….thx

    • Rusdianto says:

      baca cerita diatas… Anda bisa memilih jalur self-publishing model PoD via nulisbuku.com seperti Mbak Adyta.

  2. delila marchasan says:

    saya sedang menyusun sebuah novel tapi kurang pe-de untuk menerbitkannya,padahal sudah banyak ide-ide cerita yang lainnya yang akan berusaha saya tulis, isi cerita saya selalu penuh konplik spikis .cukup menarik gak ya..

    • Rusdianto says:

      menarik atau tidak, jangan menebak sendiri. itu hak pembaca. jadi satu-satunya cara mengetahui itu adalah dengan menerbitkannya dan lihat apa respon pembaca.
      saya sarankan ikuti jejak Mbak Adyta menerbitkan via nulisbuku (PoD).
      Sukses yah, Delila.

  3. hendrik says:

    saya ada beberapa naskah novel yang menurut saya kurang sempurna tp ckup menggugah perasaan tp saya selalu mentok di ending….. karen pada dasarnnya saya membuat novell2 trsebut berdasarkan realita kehidupan di masyarakat tp bingung endingnya ada beberapa ending tp malah menjaadikannya rterlihat aneh dan biasa….. ada solusi ga yach????

    • Rusdianto says:

      pilih satu ending yang terbaik diantara alternatif ending yang anda punya.
      sebagai perbandingan, buka 10 novel koleksi anda. lihat bagaimana penulisnya membuat ending, lalu tiru cara mereka.

  4. meysii says:

    saya selalu kehabisan ide untuk menulis novel. gimana tanggapan atau solusi ny!!!

    • Rusdianto says:

      Baca novel orang lain. Kalo belum dapat ide, berarti ide cerita yg sedang Anda garap tidak terlalu menarik buat Anda. Buatlah naskah baru dengan ide yang membuat Anda bergairah.

  5. hii…..
    gimana sih caranya menjadi seorang penilis novel yg baik?
    mohon bantuannya

  6. iisannisa says:

    gmna cara mendaftar kan nya ??

    • Rusdianto says:

      Annisa kunjungi situsnya. Cukup ketik alamat email pada tombol registernya.

  7. kak terimakasih atas infonya.
    saya masih bingung dengan cara penerbitan buku dsni.
    bagaimana kak ?,
    saya orang kampung kak jadi susah sekali untuk berinteraksi dengan dunia kota.
    apalagi jarak dr rumah kekota jauh.

  8. ka terimakasih atas infonya. saya sudah membaca semua komentar para pejuang pembuat novel, saya juga msih beginner kak .
    saya bingung bagaimana untuk menerbitkannya, sementara saya tinggal dikampung jauh dari kota. menrut kk ad gak cara yang baik kak ?
    kasih saran ya kak.

    • Rusdianto says:

      Selama Naomi punya koneksi internet (seperti saat ini), jarak bukan masalah.

      penerbitan model print on demand di nulisbuku bisa naomi pilih sebagai cara untuk menerbitkan novel Naomi.

      Buka situsnya, daftar jadi member, lalu ikuti saja langkah-langkah yang diberikan.

  9. salam kenal …
    minta aspirasi nya dong …

    saya baru mau mulai bukin novel pertama saya nih (baru belajar),saya sudah dapaet inspirasi novel saya berceritakan tentang apa tapi untuk memulai nya saya bingung harus mulai dari mana …blm juga kerangka-kerangka nya saya bingung…

    mohon jawabanya yyaa :D

    • Rusdianto says:

      Anda bisa bertanya lansung dengan DM mbak Adyta via akun twitter atau alamat email-nya di atas. Dia penulis yang ramah… jadi jangan ragu untuk kontak dia.

  10. mau tanya nih, minimal sama maksimal halamannya sampai berapa? Ada ketentuan khusus g? Tolong di jelaskan, indonovel :)
    novel saya sudah jadi nih. tp binggung harus di kasih kemana. takutnya ada ketentuan khusus dari setiap penerbit.

    • Rusdianto says:

      setahu saya, kategori novel dalam industri penerbitan minimal 50 ribu kata….

      tentu saja setiap penerbit punya aturan khusus. Jadi jangan takut, yang Anda perlu lakukan adalah mencermati aturannya baik-baik..

  11. windasari says:

    maaf mas saya mau tanya nih sedikit.Saya kan baru mau register new member yah,terus ada aktivasi kode gitu kan.berhubung saya pemula dan kurang tau itu apan,saya minta tolong kasih tau yah :D , makasih …

    • Rusdianto says:

      Mbak Winda, buka email Anda (email yang Anda pakai mendaftar).

      Lihat kotak masuk (inbox) –> cari & buka email masuk dari Nulisbuku.com –> klik LINK (warna biru) yang ada di isi email tersebut –> selesai.

  12. salam kenal kak.. aku lagi nulis novel pertama ku..tapi aku masih bingung untuk alur ceritanya..dan setiap kali mu nulis perasaan malas selalu datang.. gimana cara mengatasinya dan bila novel ini selesai gimana cara menerbitkanya?? thx kak

    • Rusdianto says:

      Sebaiiknya Anda buat outline sebelumnya.

      Mengenai rasa malas, ikuti anjuran Bapak Mario Teguh… ‘ Obat malas adalah jangan malas‘ hanya itu satu-staunya cara.
      …oh yah, jika Anda baca baik-baik posting ini, Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana cara menerbitkannya… :)

  13. Apa yang harus saya lakukan kalau tiba-tiba ide kita sudah pernah di publish pengarang lain sedangkan kita baru mengetahuinya seetelah naskah karangan kita selesai?? Bingung nihhhh..

    • Rusdianto says:

      Hal ini kerap terjadi.
      Kalau cuma ide yang sama, tidak mengapa. Toh seperti kata orang bijak tidak ada yang baru dibawah kolong langit ini.

      Lagipula plot, karakter,setting, konflik, resolusi, sudut pandang dan gaya bercerita tiap penulis pasti berbeda.
      jadi lanjutkan.

  14. Bryan Aw says:

    Aku bingung. Kan aku lagi berkutat sama ceritaku. Awalnya aku mikir kayaknya susah bikin novel (kriteria dr beberapa penerbit) yang minimal 150 halaman, max 180 halaman untuk fiksi remaja. Eh abis di jalanin, malah lebih dari 220 halaman. Itupun belum selesai. Sekarang yg sy bingungin mau di terbitin dimana? Ada saran? Oiya, ini naskah pertamaku. Dan aku sama sekali ngga punya pengalaman.
    Salam kenal juga. Ak kelas XI SMA. :D

    • Rusdianto says:

      Selamat yah Bryan, Anda hebat karena telah berhasil menyelesaikan naskah. Itu yang terpenting.
      Selama ceritanya bagus, maka jumlah kata saya kira bukan masalah… seperti LOTR Tolkien..
      Anda bisa mencoba menerbitkan dengan model PoD seperti mbak Adyta Purbaya diatas… coba kamu kunjungi situsnya Nulisbuku.com atau Mizan.com.

  15. Asti Purnamasari says:

    iyaaaa ka saya sekarang sudah mulai menulis . terima kasih kaa :)

  16. Tia hioryn says:

    Kalo tulisan kita sudah selesai dan ingin bsa d jadikan buku serta d publikasikan bagaimana caranya ka,saya terobsesi sekali pda pmbuatan novel,banyak hal dan crita yang ingin sya buat,dan smoga bsa d trbitkan ^_^

    • Rusdianto says:

      Tia bisa ikuti jalan yang ditempuh mbak Adyta Purbaya. Menerbitkan novel memakai jasa Print on Demand Nulisbuku.com.

  17. salam…
    mas, saya punya naskah yang sudah rampung.. gmn cara terbit kannya?

    • Rusdianto says:

      Jika Anda memilih jalur self-publishing, Anda bisa mencoba layanan print on demand (PoD) Nulisbuku.com atau Mizan.com.

      Anda cukup mendaftar jadi member terlebih dahulu di situs tersebut. lalu ikuti langkah-langkah yang diberikan.

  18. aku masih beginer dalam menulis mas, aku punya beberapa cerpen kira-kira punya nilai g ya?
    gimana caranya biar aku bisa yakin klo cerpen2 ku punya nilai mas?

    • Rusdianto says:

      Tanpa kecuali, setiap cerpen memiliki nilai.

      Untuk meyakinkan diri Anda, publikasikan cerpen tersebut. Anda bisa mengirimnya ke koran atau majalah yang mempunyai rubrik cerpen.
      ..atau Anda bisa menerbitkannya di media online. Anda bisa buat blog di blogger.com atau wordpress.com.. atau buat akun di situs blog social media seperti Kompasiana atau Anda bisa posting di akun Google+ Anda…. Kemudian cermati komentar pembaca.

      Setelah semua, penilaian akhir atas sebuah cerpen ada ditangan pembacanya.

  19. Asti Purnamasari says:

    hai ka :) aku punya impian buat nulis semua pengalaman aku menjadi sebuah novel tapi masih bingung bagaimana memulainya . semua udah disusun dalam otak namun saya masih bingung membuat awal ceritanya . takut gak nyambung kaa . bagaimana yah solusinya ?

    terima kasih ..

    • Rusdianto says:

      Bagaimana Asti tidak bingung, Asti bahkan belum menulis apapun :)

      Jadi, mulailah menulis apa yang Asti katakan ” semua udah disusun dalam otak” itu. Tulis saja.. tidak usah pikirkan dulu apa hasilnya. Tidak usah pikirkan nyambung tidaknya.

      Setelah Asti lihat kata-kata Asti tertera dalam layar word, Asti akan lebih jernih melihat mana yang nyambung dan mana yg tidak. Jadi Asti bisa melakukan revisi.

      Sekali lagi, Asti bingung karena Asti belum menuliskan apa pun.

      Sekarang, buka program word di laptop/PC Asti..dan mulailah menulis. Sekarang!

  20. Dimana saya bisa mendapatkan jasa seorang freelance editor atau editor partikelir? Karena dirasa perlu sekali jasa editor untuk mengedit susunan bahasa dan strukturbahasa serta gaya bahasa. terima kasih

    • Rusdianto says:

      Anda benar. Editor bukan saja perlu, tapi wajib. Self publishing bukan alasan bagi penulis untuk menomorduakan kualitas editing (termasuk desain sampul & interior buku).

      Saya merekomendasikan Anda menghubungi Laura Khalida di laurakhalida.com. Bilang saja Anda diarahkan oleh Indonovel. Semisal dia lagi full job, Anda bisa minta dia untuk merekomendasikan editor lain.

  21. Terima kasih mas, saya sdh daftar menjadi member dan sudah baca panduannya.

  22. Assalamu’alaikum
    saya mau tanya apakah sebenarnya self publising itu?
    bagaimana jika kita ingin menerbitkan novel dengan background pengalaman pribadi penulis?
    apakah jika kita mengirim naskah yang sudah jd ke Nulisbuku.com pasti akan dicetak?
    bagaimana syarat syarat naskah novel yg harus dikirim ke Nulisbuku.com? seperti jumlah menimum halaman?
    Terima kasih, mohon balasannya

    • Rusdianto says:

      Mas Reza, semua jawaban atas pertanyaan Anda bisa dibaca DISINI.

      dan setelah membaca. sebaiknya Anda mendaftar jadi member.. klik Register pada bar navigasi homepage Nulisbuku.com. Anda tinggal mengikuti panduan langkah demi langkah disitu, termasuk syarat & ketentuan penggunaan. Pokoknya semua jawaban atas pertanyaan Anda tersedia lengkap disitu.

  23. ika lestari says:

    aku ingin buat novel , aku suka nulis .. tapi aku masih bingung buat ngejabarin sesuatu yang ingin di ceritakan .. gimana yaa ?

  24. ahmad khalidy says:

    mas anto, asaya mau tanya. yang saya tau, kalau menerbitkan dipenerbit major, semua free dan hanya tinggal tunggu waktu konfirmasi dari editor. ttp memiliki resiko yang lumayan novel kita jarang yang diterima.
    nah, yang saya tau kalau self publishing itu kan butuh modal dana,,,belum promosinya,,,,
    apakah menerbitkan buku di nulisbuku.com membutuhkan dana atau tidak?, dan berapa lama proses kita harus menuggu?

    • Rusdianto says:

      setahu saya juga begitu, mas Ahmad. penerbit mayor menanggung segalanya biaya.

      mengenai diterima tidaknya, itu bukan resiko menurut saya. Tapi lebih sebagai masukan bahwa naskah kita masih butuh perbaikan. Bagaimanapun, editor2 di penerbit mayor itu sangat paham tugasnya untuk memilah mana naskah yang bagus dan naskah yang belum bagus.

      Self publishing tentu butuh modal besar, apalagi model konvensional (Anda mencetaknya sendiri)..

      Sedangkan self publishing model print on demand seperti layanan Nulisbuku bisa Anda lihat sendiri di situsnya, Mas. DIsana lengkap mengenai prosedur dan layanan yang mereka sediakan.

  25. kak, aku mau nerbitin novel ku gimana caranya?
    tapi novel ku belum selesai masih dalam proses hehehe
    cuman lagi bingung buat nerbitin nya

    Thanks before ^^

    • Rusdianto says:

      Pertama, fokus dulu pada penyelesaian naskahnya :)

      setelah selesai, anda bisa memilih 2 model penerbitan

      1. kirim naskah ke penerbit mainstream.. silahkan googling untuk mencari situsnya, biasanya disitu tercantum alamatnya.

      2. Self publishing… seperti Adyta Purbaya model print on demand… Anda bisa kunjungi situsnya lansung : Nulisbuku.com

  26. Najma S.Q says:

    Oh iya saya lupa satu lagi ,yaitu jreng jreng jreng :
    Apakah bisa mengirim naskah novel via email?
    Soalnya saya agak buta jika mengirim lewat pos .
    jika bisa ,saya akan sangat senang sekali :D .Mohon bantuanya .Semangat!!

  27. Najma S.Q says:

    Salam pramuka haha :D
    Saya ini penulis buku amatiran ,jujur kadang saya suka jenuh nulis ,dan saya berencana buku saya dapat selesai bulan ini ,karena saya harus mengejar waktu ..
    Dari dulu saya ingin bisa menceritakan sesuatu pada semua orang ,terutama cerita saya sendiri ,rasanya senang membacakan cerita untuk adik saya :D
    itulah yang mendorong saya untuk menulis ,agar saat adik saya bisa membaca ,dia bisa membaca novel dan dunia saya .
    Oleh karena itu ,mohon bantuanya .
    Oh iya pertanyaanya lupa malas keasyikan curhat :P ,oke langsung saja di buka sesi pertanyaanya :
    Apa syarat-syarat agar novel saya bisa tembus dan di terbitkan?
    Lalu bagaimana cara menerbitkanya?
    Terimakasih sebelumnya :D haha saya jadi semangat lagi nulis .
    Tolong balas lewat email saya yah :) di tunggu loh ,
    Email : najmasyifaulqolbi2@yahoo.co.id

  28. kakak, saya sedang berencana membuat novel saya, namun rasa jenuh sering menghampiri saya, terlebih saya mudah tepengaruh dengan tulisan tulisan orang lain yang kadang suka pake sudut pandang akuan atau dusut pandang orang ketiga, nah yang saya mau tanya kalau nilis novel itu pake sudut pandang akuan atau orang ke tiga ya kak ?

  29. iva yusnita says:

    ass
    saya eva kk sya ingin menerbitkan novel saya bgaiimn cra nya kk?

    • Rusdianto says:

      Eva, Anda bisa kontak lansung mbak Adyta lewat twitter, facebook atau alamat emailnya yang tertera diatas.
      Dia bisa memberi Anda saran berdasarkan pengalamannya menerbitkan buku via nulisbuku.com.

      atau….
      Anda bisa kunjungi lansung situs nulisbuku.com. disana jelas koq petunjuk prosedur penerbitannnya. Lenkap. Tahap demi tahap. Eva tinggal mengikutinya.
      selain nulisbuku, Penerbit Mizan juga sekarang sudah membuka lini penerbitan model POD juga. Kunjungi aja situsnya.

      semoga novelnya segera terbit yah..

  30. saya sudah banyak menuliskan cerita hidup ..
    tapii, gk ada punya keinginan ingin membuat Novel.
    apa itu sia sia. ?

  31. Stefanny says:

    di nulisbuku.com itu covernya kita yang tentuin sendiri yah ?
    terus di website itu ada editornya atau engga ?

    • Rusdianto says:

      meski self publishing, Anda tetap harus mengedepankan kualitas.
      sebaiknya pakai jasa desainer (banyak yg freelance koq) utk membuatkan anda cover serta interior buku yang bagus.
      demikian jg soal editing. Jika tdk mau menyewa jasa editor profesional, Anda bisa meminta bantuan 2-3 pembaca beta (teman Anda) utk memberikan masukan

      • Stefanny says:

        cara cari desainer buku yang freelance itu gimana yah ?

        • Rusdianto says:

          googling aja, mbak. saya barusan cek memakai keyword ‘ jasa desain buku/cover’, ada banyak koq. tinggal pilih.
          atau, coba cek di wilayah domisili mbak Stefanny. saat ini sangat mudah menemukan biro2 jasa desain grafis di dekat2 percetakan.
          atau… cukup umumkan di twitter atau facebook mbak, kalo mbak lg cari jasa desainer sampul & interior buku.

  32. Salam kenal, buat mas yang punya blog dan rekan komentator yang punya bakat dan hasrat menulis, saya salut dengan generasi muda-mudi yang berpotensi sebagai penulis, saya juga suka menulis.

    dikampus novel yang awalnya tugas dan dapet nilai tertinggi A+ waktu itu, sampai jadi rebutan temen2 buat dibaca, saya udah seneng karena ada agen yang mau ajukan kepenerbit lokal, di medan. katanya mreka suka cerita unik dan mengesankan, lha eh! Alhamdulillahnya Novel yang udah saya cetak mirip buku beneran buatan sendiri ilang ntah kemana, dan file di PC udah kedelete.

    dari situ saya berenti nulis smpai 5 tahunan. dan ni baru mulai lagi. (maaf mas koment saya panjang, keasyikan). Jujur mas saya gak ngerti aturan dalam menulis sebuah novel, yang saya tau, apa yang ada dikepala saya tulis, yang penting cerita nyambung dan surprising ending. saya suka sad ending.

    pertanyaan saya,
    1. adakah memang kategori penulis fiksi yang alami, artinya dia menulis dengan perasaan alam bawah sadarnya?( soalnya saya menulis tapi alam bawah sadar saya menjadi salah satu tokoh didalamnya, dan saya menulis sebagai pembaca, bukan sebagai penulis). saya gak ngerti sastra mas, saya pure Electrician. anak technic.

    2. apakah menulis sebuah karya fiksi itu harus ada aturan atau tatabahasanya?.. mas yang baik hati, saya mohon maaf bener dengan coment saya ini. saya bener2 ingin tau, saya berhasrat menjadi penulis mas, urusan ditolak penerbit itu belakangan, self publishing is the better way, maybe!

    andainya mas merasa komen saya ini kurang pantas di publish, mas silahkan delete, dan jika mas sudi menjawab pertanyaan saya diatas, Allah maha membalas kebaikan hambaNya.

    terima kasih mas, salam kenal dari saya. Fian, Medan-Sumatera Utara.

  33. mau nanya, novel tuh bagusnya sudut pandangnya 1 atau banyak? seperti bab 1 memakai sudut pandang si A, bab 2 si B, dst. itu memungkinkan pembaca lebih penasaran atau malah makin membingungkan?
    thx before :)

    • Rusdianto says:

      jika tidak dibarengi dengan penguasaan teknik menulis yang bagus, kemungkinan akan membingungkan pembaca.

      mudahnya, lebih baik konsisten dengan satu sudut pandang (POV).

  34. Apakah harus novel itu dibuat berbab-bab? (bab 1, 2…dst)

    • Rusdianto says:

      buka novel-novel yang anda miliki. lihat bagaimana cara mereka membuat bagian-bagian dalam novelnya.

      • oow
        kalau novel itu minimal emang harus 100 halaman? soalnya aku liat2 novel itu selalu ratusan bahkan sampai ada yg ribuan halamannya.

  35. muhamad arif bahrudin says:

    kak novel itu pa cie yg lebih inci nya..??,,lgi aku smp dikasih saran,,sma gru ku kata nya bakat aku menjadi penulis.
    puisi aku nilai nya selalu 8 keatas,jdi aku selalu mencari info tentang penulis hebat.
    saran kakak jdi penulis hebat itu hrus mempunyai skil yg seperti apa cie..??

  36. runty anggoro says:

    hmmmmm…. aq suka banged nulis kak. pada awalnya selalu ada ide2 di otak. tapi setelah aku ketik baru 30% rasanya cerita tsb ingin aku ganti judul baru lagi. dan timbul cerita baru lagi. begitu seterusnya kak. sampe saya pusing gmn finishingnya.

    • Rusdianto says:

      Runty, kamu sepertinya cepat bosan dengan ide cerita kamu sendiri ?
      setiap kali menulis sebuah cerita, kamu harus fokus. Ingatkan diri sendiri bahwa kamu tidak akan menulis cerita baru sebelum ceritamu itu selesai.
      Konsisten. caranya, sebelum mulai menulis, kamu harus buat outline dulu, buatlah garis besar ceritamu. Dalam outline tsb, kamu harus tentukan bagaimana akhir ceritamu. saat menulis, ikuti outline kamu itu biar gak melebar kesana-kemari.

  37. SANGAT BERGUNA DAN MEMBERI SEMANGAT UNTUK BERKARYA DENGAN MEMBUAT NOVEL,,,,
    TERIMA KASIH MOTIVASINYA.. smoga saya bisa menjadi orang seperti anda dan anda pun akan semakin profesional dalam berkarya…

  38. aloysia fufuratu says:

    saya juga mau kirim tulisan saya. gimana caranya???
    thanks

  39. kalau mw nulis novel harus nulis tangan atw bsa di ketik?
    thanks bnget ats jwabannya

  40. Maya Maysa says:

    saya lagi menulis novel, baru 30%, kalau sudah finish nanti, gimana cara nerbitinnya?
    terima kasih.

    • Rusdianto says:

      selamat Maya, dan semoga cepat selesai yah.
      Ada banyak alternatif. Pertama, anda bisa mengirim naskah ke penerbit besar dan menunggu jawaban mereka. Kedua, anda menerbitkan sendiri dengan menggunakan jasa percetakan (di kota Anda atau alamatnya bisa anda cari via google). Ketiga, anda menggunakan model POD via nulisbuku.com atau dianrakyat.com. Alternatif terakhir selain lebih murah, juga prosesnya lebih cepat.

    • Windah Rahayu says:

      aku pengen meniti karier menjadi penulis novel. tapi dalam penulisan novelnya sepertinya aku kurang pintar dalam menitik pusatkan pembaca atau membuat pembaca penasaran :( dan aku sering terjepit sama tugas sekolah, akhirnya terkadang aku males mau ngelanjutin.
      dan sekarang novelku 50% sudah berjalan, aku petik dari kisah nyataku sendiri. kira-kira bisa gak ya aku jadi terkenal kayak penulis2 yang lainnya? :/

      • Rusdianto says:

        Bisa. Tapi sebelumnya rampungkan dulu novelnya, Windah.

        • Windah Rahayu says:

          bingung cara nerbitinnya. ada cara yang lebih mudah lagi gak, selain cara2 yang kakak sebutin itu?

          • Rusdianto says:

            kunjungi situs nulisbuku.com. baca tata caranya dan ikuti petunjuknya.
            tidak ada yang rumit koq. kamu hanya perlu fokus dan jangan cepat menyerah oleh kebingungan.

            • Windah Rahayu says:

              apa semua novel yang kita kirim ke penerbit bisa diterima semua? atau bahkan sebagian ada yang ditolak kak? :)

              • Rusdianto says:

                Realitasnya, lebih banyak yang ditolak.

                itu sebabnya banyak yang memilih jalur self publishing (POD) sebagai alternatif.

                • Windah Rahayu says:

                  emang yang dicari novel yang seperti apa kak ?

                  • Rusdianto says:

                    seperti novel2 yang pernah mereka (penerbit) terbitkan sebelumnya.
                    Jika Windah ingin mengirim naskah ke sebuah penerbit, terlebih dahulu baca (pelajari) novel2 terbitan penerbit itu.

  41. setelah baca ini saya jadi bersemangat untik menulis lagi….

  42. koq aq ga bisa register di nulisbuku.com??
    code aktivasinya belum di kirim di email qu… :(

  43. mas, bantuin saya donk, gmana cara nya upload naskah cerpen di nulisbuku.com. trims

    • Rusdianto says:

      Baca aja petunjuk di websitenya, mbak. Jelas koq.
      Kalo masih ada yang belum dimengerti, mbak bisa komunikasi lansung dgn pengelolanya via alamat contact di website tsb.

  44. saya lagi nulis novel bertajuk islam,tapi saya tidak tau cara nerbitkannya. .

  45. kaka ajarin aku bikin novel dong terus gimana cara nerbitin nya???? aku pengen bisa banget :)

  46. epulkatama says:

    terkadang saya bingung harus memulai apa dulu, plot atau karakter dulu,,,

  47. rezky ayu amaliah says:

    saya bru saja menyelesaikan kumpulan cerpen saya, bisa tdk berikan sya gambaran agar mampu menuis novel dalam jangka wktu pendek seperti halnya dengan menulis cerpen,,,,
    atas jawabannya saya ucapkan jazakumullahu khairan kasiran

  48. rezky ayu amaliah says:

    saya dh perna buatsemacam kumpulan cerpen,dan alhmdulillah dh mw dipasrkan,,,punya tips engga biar ide2 baru muncul,,biar kedepannya bsa nulis novel

  49. CalidaHae says:

    Sangat memotivasi! semoga saya juga bisa menghasilkan buku dan menerbitkannya di selfpublishing seperti kak Adyta, mimpi saya sejak dulu, :).

  50. Wawancara yang menarik dan menjadi buah motivasi buat yang lainnya. btw saya masih bingung soal kerangka Novel itu yang seperti apa sich mas Anto? sebaiknya sebelum kita menulis novel, apa yang harus kita persiapkan terlebih dahulu mas? mohon bantuannya mas Anto, Thanks b4

    • Rusdianto says:

      dalam posting di atas ada alamat kontak mbak Adyta Purbaya. mas Chris bisa menghubungi lansung untuk konsultasi.
      thanks.

  51. sy lg buat kumcer , tapi mw di sebarnya gimana?

  52. saya sudah pernah bikin novel dan tulisannya masih ngak karuan alurnya ngak jelas, truss ada lagi novel kedua baru sampai dua halaman udah K O, abis saya malas nerusin, Ada ngak Motivasi dengan jurus tertentu biar nulisnya lebih semangat, terimakasih

    • Rusdianto says:

      gak ada jurus tertentu, mas Rama :)

      penulis bersemangat dan termotivasi umumnya karena 2 hal :
      1. dia SUKA dengan apa yang ditulisnya
      2. dia TAHU dengan apa yg ditulisnya

      periksa apakah anda memiliki kedua hal diatas.

      dan….jgn lupa petuah bapak Mario Teguh :)
      obat utk penyakit malas adalah…Jangan malas !

  53. Pradina says:

    NICE POST :D

    semakin tertarik dan berminat belajar menulis novel :D

  54. menetapkan niat utk buat novel…. :)
    makasih atas artikel wawancaranya, mas.

  55. wah.. wawancara menarik…
    memotivasi utk buat novel jg nih..
    btw, nulisbuku.com itu apaan ?

    • mengenai nulisbuku.com, ada 4 artikel di blog ini yg membahas tentangnya
      sila ditengok.., makasih :).

      • kak aku udah nulis novel trus bingung mau nerbitin nya. trus aku udah coba masuk ke website nulisbuku.com, tapi kok gak bisa masuk ya ? gimana ya ? makasi :)

        • Rusdianto says:

          Hii Putria, selamat yah kamu sudah berhasil menyelesaikan novelmu. Itu yang utama.

          Kamu daftar dulu jadi member (Klik Register)… trus ikuti saja langkah-langkahnya.
          Kalau masih bermasalah, kamu bisa DM via akun twitter-nya mereka.. atau kirim email ke bagian support-nya…

          Selain Nulisbuku, aku saranin juga kamu coba via Mizan.com. Bandingkan aja mana yang cocok dengan kamu. Kalau Gramediana, aku belum berani merekomendasikannya.

          Oh yah, apa kamu sudah melakukan proses pengeditan ? Jangan lupa perhatikan desain sampul & interior bukunya…

          Semoga sukses yah…

          • mayzumi says:

            kak, sya msih pemula, jadi belum begitu mengerti untuk menata novel apa lagi kalo di suruh nentuin penerbitny… bingung sendiri…

            • Rusdianto says:

              kebanyakan orang bingung karena belum bertindak. jadi menulislah. setelah selesai baru Anda berpikir untuk menentukan model penerbitan yang cocok bagi Anda.

              Untuk menegrti, Anda harus belajar. Baca tips-tips menulis novel yang tersedia banyak di internet. Lalu menulislah.