Rahasia Menulis Flash Fiction 100 Kata Dalam Sekejap

cara menulis fiksi 100 kata, tips menulis flash fiction

Ingin tahu cara menulis flash fiction dalam sekejap? Teruskan membaca…

Percaya atau tidak, Anda bisa menulis flash fiction dalam sekejap.

Tapi meski sekejap, Anda tidak perlu khawatir akan mengorbankan mutu tulisan Anda… Karena ada teknik rahasia yang bisa membantu Anda melakukannya.

Saya telah membuktikannya.. .dan jika Anda tertarik, saya akan menunjukkannya pada posting ini.

…Jadi teruskan membaca.

Rahasianya adalah pemetaan

Saya menulis artikel ini sesaat setelah menyelesaikan satu lagi flash fiction berjudul ‘Munafik’ – [Anda bisa membaca versi lengkap flash fiction ini diakhir posting].

Saya menghitung waktu penulisannya kurang lebih 15 menit.

Mengapa bisa secepat itu ?

..Karena saya menggunakan teknik pemetaan.

Teknik ini pada dasarnya berfungsi memetakan pikiran sehingga bisa mengirit waktu.

Pemetaan membantu kita terfokus, benar ? Tanpa fokus yang jelas (tujuan akhir yang ingin dicapai), seorang penulis rawan tersesat dalam labirin cerita tak berkesudahan.

Nah, berikut langkah-langkah penggunaan teknik ini dalam praktek :

#1 Tentukan ide

Pertama-tama, saya mengasumsikan anda telah memiliki sebuah ide cerita.

Untuk lebih memudahkan… saya akan mengambil satu contoh yaitu Pro kontra video porno artis yang menghebohkan tahun lalu.

(Disclaimer : Saya tidak berasumsi Anda telah menontonnya).

#2 Buat kalimat inti

Buatlah satu kalimat kurang lebih 10 kata dari ide tersebut. Ingat, kalimat premis ini harus bisa menggambarkan alur cerita Anda.

Contoh kalimat dari ide diatas kurang lebih seperti ini :

Fulan ingin membuktikan kemunafikan temannya yang mengaku kontra terhadap video porno.

#3 Buat kalimat inti setiap babak

Retas kalimat diatas menjadi 3 kalimat.Masing-masing kalimat akan menjadi ide pokok untuk setiap babak awal, tengah, dan akhir.

Awal : Fulan bersama temannya (seorang pengacara kondang) menonton video porno artis, sehari sebelum temannya mengiikut acara debat di TV mengenai kasus video tersebut.

Tengah : Temannya mengaku tidak teransang menonton video porno, namun tersinggung saat si fulan menuduhnya tidak normal

Akhir :  Temannya menunjukkan ereksi alat kelaminnya setelah memutar ulang video, sekaligus (tanpa sadar) membuktikan kemunafikannya sendiri.

#4 Tulis naskah awal

Kembangkan ketiga kalimat diatas dalam bentuk adegan dan dialog.

Contoh hasilnya akan terlihat seperti ini :

Temannya yang pengacara kondang mengajak si fulan menonton bokep. Video porno yang diperankan artis terkenal itu memang sedang hangat dibicarakan publik. Setelah video itu ditonton, temannya buru-buru menutup laptop. Padahal si fulan baru saja berniat memindahkannya ke flashdisk.

“ Videonya akan saya hapus setelah ini.” kata temannya. Sikapnya yang kontra terhadap video porno seolah ditegaskan oleh mimik wajahnya.

“ Koq, kamu tidak suka ?” fulan melirik ke arah temannya, Wajahnya seolah tidak percaya. “ Omong-omong, kemaluanmu berdiri tidak, saat tadi menonton bokep ?”

“ Tidak,” jawab temannya dengan tegas. “ Saya hanya ingin mempelajari bukti kasus ini. Biar argumen saya kuat dalam acara debat di TV besok malam”

“ Aku curiga kamu bukan lelaki normal,” tuduh fulan sambil tersenyum sinis.

“ Congormu.” Balas temannya dengan sengit, Dia terlihat sangat marah. Laptop dihadapan mereka dibuka kembali oleh temannya. Kemudian rekaman video itu diputar ulang sekali lagi.. Tampak jelas temannya ingin membuktikan kalau tuduhan si Fulan tidak benar adanya.

“ Lihat ini,” seru temannya sembari menunjuk ke arah tonjolan dari dalam resluiting celananya. “ alat vitalku berdiri, bukan?”

si fulan tersenyum puas.“ Aku sengaja menuduhmu. Aku hanya ingin tahu niat kamu yang sebenarnya menonton bokep. Sekedar bahan ikut debat, atau memang karena doyan.”

Temannya sadar telah ditipu si fulan. Mukanya terlihat malu, seperti maling yang tertangkap basah.

#5 Edit dengan kejam

Anda lihat sendiri, adegan dan dialog pada draft diatas masih bertele-tele. Alur cerita pada draft pertama diatas kurang hidup.

Masalah semakin bertambah karena draft diatas tersusun oleh 215 kata. Dengan kata lain, kita masih harus membuang 115 kata.

Bagaimana cara menentukan kalimat atau kata yang harus dibuang ?

Berikut caranya :

  • Buang deskripsi dan narasi yang tidak berkontribusi memajukan jalan cerita.

Membuang deskripsi atau narasi berlebihan tidak akan mengurangi kejelasan cerita Anda.

Contohnya adalah kalimat :

……Video porno yang diperankan artis terkenal itu memang sedang hangat dibicarakan publik.

…..Temannya sadar telah ditipu fulan, tampak jelas dia malu seperti maling yang tertangkap basah.

  • Ganti kalimat dan kata umum dengan sinonimnya.

..Atau ganti dengan kata yang bermakna sama tapi mengandung tekanan emosional tertentu. Contohnya :

..Kemaluanmu berdiri …berubah menjadi ereksi.

….Bukan lelaki normal …berubah menjadi ..bermasalah.

  • Pakai kalimat aktif.

Contoh kata kerja pasif seperti :  Dibuka, Diputar... kita ubah menjadi kata kerja aktif : membuka…memutar..

Dengan mengubahnya menjadi kata kerja aktif, maka otomatis pola kalimatnya ikut berubah menjadi S-P-O :

….Temannya membuka laptop.

….Memutar ulang video porno itu.

Selain menghemat kata,  Anda bisa melihat adegan menjadi lebih hidup.

  • Buang kalimat yang berfungsi menerangkan.

Contohnya :

…. Dia terlihat sangat marah

… sambil tersenyum sinis.

Umumnya kalimat yang berfungsi menerangkan seperti 2 contoh diatas mengandung kata sifat (sinis, marah)

  • Buang kalimat mubazir yang mengikuti dialog.

Contohnya :

 “……“ jawab temannya dengan tegas.

”…….. “ seru temannya sembari menunjuk.

Meski terdengar sederhana, jauh lebih efektif jika Anda memakai  :

“…….“kata fulan. 

“….: kata temannya.

#6 Edit Sekali Lagi

Hitung jumlah kata sekali lagi.

Apakah masih lebih 100 kata ?

Itu tandanya Anda masih perlu mengulangi pengeditan seperti pada nomor 5. Besar kemungkinan besar anda belum maksimal melakukannya.

Jadilah algojo bagi tulisan anda sendiri.

#7 Tentukan Judul

Terakhir, berikan judul sebagai petunjuk.

Judul yang baik akan memancing rasa penasaran, namun tetap bisa menyamarkan akhir dari cerita.

Selalu ingat untuk tidak menipu pembaca dengan judul-judul bombastis.

Selanjutnya untuk Anda…

Saya harap  teknik diatas bisa mempermudah anda menulis flash fiction.

Jika Anda punya tanggapan..atau pertanyaan, jangan sungkan menuliskannya pada kolom komentar dibawah.

…dan seperti janji saya diawal posting, berikut draft final dari flash fiction berjudul Munafik

MUNAFIK

Arifinto mengeluarkan flashdisknya.

Terlambat, Mahendra sudah menutup laptop.  “Akan saya hapus setelah ini.”

“Kamu tidak suka video porno artis itu?” Arifinto melirik Mahendra, “tadi ereksi, tidak ?”

“Tidak,” kata Mahendra. “Saya hanya berniat mempelajari buktinya. Sebentar malam saya ikut debat di TV mengenai kasus ini.”

“Saya curiga kamu bermasalah, bung” kata Arifinto.

“ Congormu.” wajah Mahendra memerah. Dia membuka kembali laptopnya dan memutar video porno itu sekali lagi.

“Lihat,” Mahendra menunjuk tonjolan tepat pada resluiting celananya. “ Berdiri, kan?”

Flash fiction copyright © 2011 by Rusdianto

…Jangan ragu untuk berbagi posting (dan flash fiction) diatas kepada teman Anda via facebook & twitter..

Photo credit by Your Don [creative commons]

Langganan Indonovel (Gratis)

Pastikan Anda membaca setiap posting Indonovel berikutnya. Segera berlangganan (gratis) via email sekarang :

.
About Mr Lonely

Nothing but everything