Fiksi Kini; Online atau Mati!

Kehadiran internet telah mengubah lanskap dunia fiksi. Diakui atau tidak, media online kini lebih banyak merepresentasikan wajah dunia fiksi. Tingkat ketergantungan para pelaku dunia fiksi terhadap media online, pun tampaknya semakin tinggi. Saya memprediksi media online akan lebih banyak menentukan masa depan dunia fiksi. Penulis fiksi yang kini masih ‘menolak’ beradaptasi dengan internet hanya punya […]

Kiat Menulis Cerita Anak (Wawancara dengan Vanda Yulianti)

Ingin tahu cara menulis cerita fiksi anak ? …dan lebih bagus lagi, cara menulis itu datang dari seorang penulis fiksi anak berpengalaman ? Anda akan mengetahui seluk beluk penulisan cerita fiksi anak. Lengkap. Mulai dari tahap konsep, teknik menulis, sampai cara menembus editor/penerbit khusus cerita fiksi anak. Nah, Anda beruntung. Hari ini Indonovel sengaja mengundang […]

Rahasia Menulis Flash Fiction 100 Kata Dalam Sekejap

Percaya atau tidak, Anda bisa menulis flash fiction dalam sekejap. Tapi meski sekejap, Anda tidak perlu khawatir akan mengorbankan mutu tulisan Anda… Karena ada teknik rahasia yang bisa membantu Anda melakukannya. Saya telah membuktikannya.. .dan jika Anda tertarik, saya akan menunjukkannya pada posting ini. …Jadi teruskan membaca. Rahasianya adalah pemetaan Saya menulis artikel ini sesaat […]

3 Tips Menulis Cerpen (Rahasia Dibalik Nobel Hemingway)

Setiap tahun hanya satu manusia di bumi ini yang memperoleh nobel sastra. Pada tahun 1954, manusia itu bernama Ernest Miller Hemingway (1899-1961). Dia adalah peletak standar fiksi Amerika (khususnya cerpen). Dia penulis yang sukses meninggalkan pengaruh luar biasa bagi fiksi dunia.  Ezra Pound bahkan menjulukinya sebagai ‘Penulis prosa dengan gaya terbaik di dunia’. Setelah semua, apa […]

Menyoal Selera Editor Cerpen Kompas Minggu

Awal Mei kemarin saya turut menyaksikan blogosphere ramai oleh olok-olokan terhadap Sitok Srengenge. Pangkalnya adalah cerpen penyair ternama tersebut yang dimuat di halaman cerpen Kompas Minggu, 8 Mei 2011. Judulnya Bendera (saya harap anda juga membacanya). Salah seorang penulis senior yang ikut mengolok mengatakan kalau karya Sitok itu sebenarnya dimaksudkan untuk rubrik Kompas Anak. Hanya […]