3 Nilai Plus Google+ Bagi Penulis Fiksi

tips promosi buku di google+, promosi buku di social media

Sudah saatnya penulis fiksi meninggalkan facebook dan beralih ke Google+ !? Banyak penulis fiksi menggunakan social media untuk kepentingan personal branding, dan terutama untuk menjual produknya. Produk itu sering dijumpai berbentuk buku, ebook, atau berupa jasa seperti kursus menulis dan editing. Selama ini Facebook dan twitter menjadi pilihan utama untuk kedua kepentingan itu. Tapi pilihan [...]

Blog Bukan Koran (5 Kiat Mengemas Fiksi Online)

Cara  anda mengemas cerpen untuk blog mestilah berbeda dengan cara koran mempublikasikannya. Mengapa ? Karena karakteristik pembaca kedua media itu banyak berbeda. Penggemar fiksi akan membaca cerpen anda pada harian Kompas Minggu dengan –antara lain-alasan; pertama, Jaminan mutu (lazimnya). Cerpen itu merupakan hasil seleksi dari ratusan naskah yang dikirim dari seluruh Indonesia pada minggu bersangkutan. [...]

Fiksi Kini; Online atau Mati!

Kehadiran internet telah mengubah lanskap dunia fiksi.   Diakui atau tidak, media online kini lebih banyak merepresentasikan wajah dunia fiksi. Tingkat ketergantungan para pelaku dunia fiksi terhadap media online, pun tampaknya semakin tinggi. Saya memprediksi media online akan lebih banyak menentukan masa depan dunia fiksi. Pelaku dunia fiksi yang kini masih ‘menolak’ beradaptasi dengan internet [...]

Dicari; Genre Fiksi Alat Kelamin (FAK)

Taufiq ismail memperkenalkan Istilah Fiksi Alat Kelamin saat memberi Pidato kebudayaan;  “Budaya Malu Dikikis Habis Gerakan Syahwat Merdeka,“ di depan Akademi Jakarta pada 20 Desember 2006.  Saat itu Taufiq Ismail mempersoalkan maraknya penerbitan cerita fiksi (cerpen & novel) -yang menurutnya- berkategori porno. Mereka yang merasa ‘tertuduh’ oleh Taufiq kemudian membalas sengit serangan itu. Maka ramailah [...]

Menyoal Selera Editor Cerpen Kompas Minggu

Awal Mei kemarin saya turut menyaksikan blogosphere ramai oleh olok-olokan terhadap Sitok Srengenge. Pangkalnya adalah cerpen penyair ternama tersebut yang dimuat di harian Kompas Minggu, 8 Mei 2011. Judulnya Bendera (saya harap anda juga membacanya). Salah seorang penulis senior yang ikut mengolok mengatakan kalau karya Sitok itu sebenarnya dimaksudkan untuk rubrik Kompas Anak. Hanya sayang, [...]