4 Cara Writepreneur Memaksimalkan Blog Sebagai Alat Pemasaran

cara penulis memaksimalkan blog sebagai alat epmasaran

“Gimana yah cara memaksimalkan blog ? “

Banyak writepreneur mengelola blognya sebagai sumber pendapatan lansung. Misalnya dengan memasang iklan atau menulis review bayaran.

Tapi sebagian besar writepreneur hanya memanfaatkan blog sebagai alat pemasaran.

Saya mengenal beberapa writepreneur yang menawarkan jasa copywriting, ghost writer, editor dan pelatihan menulis melalui blognya. Ini cara terbaik memasarkan jasa di internet.

Hanya saja, sekedar memiliki blog belum cukup bagi writepreneur.

Ada jutaan blog diluar sana. Blog anda butuh keunikan agar bisa menonjol ditengah kerumunan. Dengan begitu, klien mudah menemukan blog anda.

Bagaimana caranya ?

Teruskan membaca.

Berikut ini 4 cara bagaimana writepreneur memaksimalkan fungsi blog sebagai alat pemasaran :

1. Registrasi Domain dan Sewa Hosting Sendiri

Anda sulit mengaku writepreneur professional bila blog anda masih berakhiran blogspot.com, atau wordpress.com. Memakai blog gratisan memunculkan anggapan amatir dimata klien. Anda terkesan tidak serius berinvestasi dalam usaha.

Namanya saja menumpang, pengguna blog gratisan memiliki kontrol terbatas. Fasilitas yang disediakan terbatas. Akses anda mengkustom blog juga dibatasi. Penting diingat, sewaktu-waktu penyedia jasa blog gratisan bisa mendepak anda.

Harga domain dan sewa hosting sendiri sebenarnya sangat murah. Contohnya indonovel.com. Untuk registrasi domain dan sewa hosting selama setahun, Dijaminmurah.com hanya mengenakan saya biaya sebesar Rp 135.000,-.

Blog berbayar berarti anda memiliki kontrol penuh atas Cpanel anda sendiri. Anda bebas menginstal theme, plugin, atau widget yang anda butuhkan.

2. Desain Blog Yang Efisien

“Orang tidak tahu apa yang mereka inginkan sampai anda memberikannya kepada mereka – Steve Jobs. “

Anda ingin mendapatkan klien, atau decak kagum pembaca atas desain ‘mewah’ blog anda ?

Desain blog anda bertujuan memasarkan jasa anda. Hanya itu.

Rata-rata pengguna web memiliki waktu dibawah 5 detik saat memindai sebuah blog. Sayang sekali bila waktu yang sedikit itu habis oleh tampilan blog anda yang kompleks. Pembaca anda bingung karena terlalu banyak widget, iklan, link, banner dan badge social media terpajang di sidebar.

Segera arahkan pengunjung ke titik yang anda inginkan begitu mereka mendarat di blog anda.

Senada dengan petuah Steve Jobs diatas, pembaca hanya akan mengklik apa yang anda tawarkan. Sebaiknya hindari memberikan pilihan terlalu banyak kepada pembaca.

Buatlah blog anda terlihat sederhana dan bersih.

Berikut ini tips yang bisa anda terapkan :

Pertama-tama pastikan bar navigasi anda hanya berisi :

  1. Halaman About mengenai isi, topik dan tujuan blog anda
  2. Halaman Kontak untuk menghubungi anda
  3. Halaman Portofolio buku-jasa yang anda tawarkan
  4. Halaman Arsip

Berikutnya bersihkan sidebar anda dari recent post, recent comments, tags, categories, calendar, blogroll dan sebagainya. Segala jenis widget tersebut tidak berperan dalam memasarkan jasa anda.

Pasanglah widget yang berfungsi efektif memasarkan jasa anda, seperti :

Feedburner email subscribe form

Menawarkan pembaca untuk berlangganan RSS Feed anda. Dengan berlangganan, pembaca anda mendapat pemberitahuan setiap ada posting terbaru di blog anda .

Newsletter subscription form

Bangun daftar email dengan autoresponder. Anda bisa menggunakan listwire (gratis) atau aweber (berbayar). Dengan berlangganan newsletter, pelanggan dapat dihubungi setiap saat melalui email. Contohnya jika anda baru saja menerbitkan sebuah buku.

Foto profil anda

Kehadiran foto memberi sugesti kepada pelanggan bahwa mereka berhubungan dengan orang yang nyata. Jangan lupa menysipkan link dari foto ke halaman profil anda (siapkan terlebih dahulu). Atau memasang..

Lencana akun media sosial  (Facebook fan page, Twitter & Google+)

Anda bisa menggunakan plugin Social sharing toolkit yang bisa diunduh gratis di wordpress.org. Menjadikan pembaca sebagai fans dan pengikut akan mempertahankan hubungan berkelanjutan dengan mereka.

Daftar posting terpopuler

Semua orang suka membaca artikel terpopuler.

Daftar post terpopuler berguna agar pembaca betah berlama-lama di blog anda. Untuk menampilkan widget ini anda bisa menggunakan plugin WP Most Popular. Gratis.

Banner produk – jasa

Cukup memasang maksimal 1-2 banner produk atau jasa yang anda jual. Contohnya cover buku. Usahakan agar link banner tersebut mengarah ke landing pages, sehingga pembaca yang klik banner berpeluang dikonversi menjadi pembeli.

Bagaimana dengan bagian footer ?

Footer indonovel.com sengaja saya kosongkan. Tapi anda bisa melakukan mutasi, misalnya photo profil dan form berlangganan RSS Feed dari sidebar ke footer.

Lakukan test dan lihat mana desain yang memberikan hasil terbaik.

3. Menggunakan landing page

Anda sering mengklik link text atau banner di sidebar dan mendarat pada satu halaman dengan tampilan yang berbeda dengan halaman lain ?

Halaman itu biasanya terdiri dari satu kolom, bersih dari bar navigasi, tanpa sidebar dan footer, Internet marketer menyebutnya landing pages, squeeze page atau sales page.

Beberapa tema blog menyediakan landing page bawaan. Namun lebih banyak yang tidak.

Anda bisa mendesainnya sendiri bila anda paham kode, menyewa designer atau yang lebih mudah lagi dengan membeli plugin khusus seperti Premise.

Secara umum landing page berisi konten yang berusaha membujuk dan mempengaruhi pembaca agar bertindak sesuai keinginan kita. Tindakan dimaksud antara lain mendaftar pelatihan menulis, mengunduh ebook, menyewa ghost writer, membeli buku, atau meyewa jasa editing.

Itu sebabnya landing pages lebih efektif mengkonversi pembaca menjadi pelanggan ketimbang posting biasa.

Sebaiknya anda membuatkan landing page setiap produk dan jasa yang anda tawarkan. Hindari menjual produk – jasa secara lansung melalui posting regular. Pembaca anda bisa kabur, alih-alih membeli.

Fokuskan posting reguler semata-mata memberikan nilai dan manfaat kepada pembaca. Kemudian dari situ anda bisa menyisipkan link yang mengarah ke landing pages.

4. Pembaca Dahulu,  Konsumen Kemudian

Blog bagi writepreneur berfungsi mencari pembaca. Baik pembaca yang datang dari search engine, referal dari blog lain, maupun dari social media.

Pembaca datang ke blog anda karena ingin mencari solusi atas masalahnya. Jadi niat awalnya bukan bermaksud membeli. Tapi semakin pembaca beranggapan konten anda bisa menyelesaikan masalahnya, semakin besar peluang anda menjadikannya pembeli.

Misalnya anda seorang editor. Rajinlah menulis artikel mengenai editing. Hampir pasti pembaca mengunjungi blog anda untuk mengetahui cara mengedit yang baik dan benar.  Kerjakan semata-mata demi membantu pembaca.

Manjakan pembaca anda lewat konten-konten bermutu tinggi yang tidak bisa ditemukannya ditempat lain. Layani setiap komentar, beri respon yang bersahabat dan berinteraksilah dengan mereka.

Bila mereka suka dengan artikel anda, dan menganggap anda ahli di bidang editing, maka hanya soal waktu bagi mereka untuk menyewa anda sebagai editor. Minimal mereka mereferensikan anda kepada orang yang membutuhkan jasa editor.

Kesimpulannya

Blog seorang writepreneur sebaiknya fokus melayani satu tujuan yaitu; memasarkan produk – jasa.

Blog adalah  jembatan anda memperkenalkan otoritas anda pada satu bidang tertentu didunia penulisan. Semakin anda dikenal ahli dibidang tersebut, semakin anda mudah mendapatkan klien atau menjual produk anda sendiri.

Jangan terburu-buru menjual. Butuh waktu merebut kepercayaan pembaca sebelum mengkonversi mereka sebagai pelanggan.

Tidak ada cara yang instan. Namun sekali anda meraih kepercayaan pelanggan, mereka akan datang lagi, dan lagi.

photo credits : Blood Over Stock  (creative commons)

Langganan Indonovel (Gratis)

Pastikan Anda membaca setiap posting Indonovel berikutnya. Segera berlangganan (gratis) via email sekarang :

.
About Daeng Anto

Founder indonovel.com™. Penggemar Sting, Levi's, nonton tinju, molen bandung, warna abu-abu & angka 7. Kini dia betah bermukim di Makassar...oleh sebab -katanya- sunset di Makassar juara satu sedunia